Percobaan CIRI-CIRI MAHLUK HIDUP


Penulis            : Adrian Finantyo


MATERI             : KLASIFIKASI ZAT

SUB TEMA        : CIRI-CIRI MAHLUK HIDUP

  1. TUJUAN         = Untuk mengamati ciri-ciri mahluk hidup di lingkungan sekitar.
  2. ALAT DAN BAHAN
    1. 8 buah biji kacang hijau
    2. Air
    3. Agar-agar
    4. Kapas
    5. 2 buah botol plastic untuk pot
    6. 1 buah sendok makan
    7. Label
    8. Alat tulis

  3. CARA KERJA
    1. Siapkan alat dan bahan yang diperlukan
    2. Buatlah pot dari botol plastic dan siapkan media untuk pot yaitu POT A di isi dengan media agar agar dan POT B di isi dengan kapas yang di siram dengan air secukupnya.
    3. Rendam beberapa biji kacang hijau dengan air selama 10 menit, pilihlah 8 biji yang terendam dalam air.
    4. Tanamkan 4 buah niji pada masing-masing pot yang telah di siapkan dengan mengatur jarak tanam antar biji.
    5. Buatlah nomor-nomor untuk menandai biji kacang hijau yang di tanam dengan menggunakan tusuk gigi.
    6. Letakan pot di tempat yang teduh.
    7. Perhatikan kelembaban media pot setiap harinya dengan menyiramkan air secukupnya dengan menggunakan sendok.
    8. Amati dan catat perubahan yang terjadi pada biji kacang hijau yang di tanam selama 7 hari.
    9. Buatlah laporan untuk kegiatan tersebut.
  1. HASIL PENGAMATAN
    1. TABEL PERTUMBUHAN TANAMAN
NO

HARI/TGL

POT A

RATA-RATA

POT B

RATA-RATA

1

2

3

4

1

2

3

4

1

18/9/2014

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

2

19 /9/2014

0.5

0.5

0.5

0.5

0.5

1

1

1

1

1

3

20 /9/2014

1

1

1

1

1

2

2

2

2

2

4

21 /9/2014

3

3

3

3

3

4

4

4

4

4

5

22 /9/2014

5

5

5

5

5

6

6

6

6

6

6

23 /9/2014

6

6

6

6

6

7

7

7

7

7

7

24 /9/2014

7

7

7

7

7

8

8

8

8

8

  1. PERKEMBANGAN TANAMAN
NO

HARI/TGL

POT A

POT B

1

18/9/2014

Tumbuh tunas Tumbuh tunas
2

19 /9/2014

Tunas mulai memanjang Tunas mula memanjang dan akar
3

20 /9/2014

Mulai tumbuh akar Mulai tumbuh batang
4

21 /9/2014

Mulai tumbuh batang Batang bertambah tinggi
5

22 /9/2014

Batang bertambah tinggi Batang bertambah tinggi
6

23 /9/2014

Batang bertambah tinggi Mulai layu
7

24 /9/2014

Mulai layu Layu

Gambar

  • 18/9/2014
  • 19 /9/2014
  • 20 /9/2014
  • 21 /9/2014

 

  • 22 /9/2014
  • 23 /9/2014
  • 24 /9/2014

 

  1. GRAFIK


  1. ANALISIS

    Dari hasil pengamatan saya, biji kacang hijau pada POT B lebih cepat perkembanganya dari pada POT A. Disaat hari pertama semuanya sama, di hari ke dua POT B mulai tumbuh lebih cepat dari pada POT A. Pada hari ke enam POT B mulai layu.

  2. KESIMPULAN

    Biji kacang hijau di POT B lebih cepat perkembangannya karena pada POT B mengggunakan media kapas, yang dimana media kapas memiliki tingkat kepadatan yang lemah sehingga mudah untuh di tembus akar dan dapat menyerap air . Sebaliknya POT A lebih lama perkembangannya karena pada POT A menggunakan media Agar-agar, yang dimana media Agar-agar memiliki tingkat kepadatan yang cukup tinggi sehingga akar sedikit sulit untuk menembusnya dan Agar-agar hanya bisa menyimpan resapan air sangat sedikit. Tanaman saya layu karena saya kurang menjaga kelembaban media tanam pada potnya.

  3. DISKUSI
    1. Mengapa biji perlu dilakukan perendaman sebelum di tanam ?
    2. Mengapa media tanaman perlu dijaga kelembabannya?
    3. Mengapa perlu mengatur jarak tanam ?

JAWABAN

  • Agar biji meresap air, dan tidak mati saat di tanam.
  • Jika tidak dijaga kelembabannya maka akan layu.
  • Agar tidak saling bertabrakan, dan tidak terganggu pertumbuhannya.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s